UI scholarship expo

February 27, 2008

Dear all,
Universitas Indonesia mengadakan Scholarship Expo “Strategi Bersaing
Beasiswa Pascasarjana”
Tanggal : 28 Februari – 1 Maret 2008
Jam : 09:00 – 17:00 WIB
Tempat : Balairung UI, Kampus baru UI Depok
Agenda : Seminar/Presentasi, Workshop dan Pameran

Hari Pertama:
Kamis, 28 Februari 2008
Seminar/Presentasi
08:00 – 09:00 : Pembukaan oleh Rektor UI
09:00 – 10:00 : Indonesian International Education Foundation (IIEF)
10:00 – 11:00 : Uni Eropa
11:00 – 12:00 : NUFFIC (Netherlands Education Support Office)
12:00 – 13:00 : Istirahat
13:00 – 14:00 : DAAD
14:00 – 15:00 : Australian Education Center (AEC)
15:00 – 16:00 : IDP Australian Education

Hari Kedua
Seminar/Presentasi
Jum’at, 29 Februari 2008
09:00 – 10:00 : JASSO
10:00 – 11:00 : The British Council Indonesia
11:00 – 13:00 : Istirahat
13:00 – 14:00 : American Indonesian Education Foundation (AMINEF)
14:00 – 15:00 : New Zaeland
15:00 – 16:00 : Departemen Pendidikan Nasional (Beasiswa Unggulan)

Sabtu, 1 Maret 2008
Workshop
09:00 – 12:00 : Strategi Aplikasi Beasiswa
12:00 – 13:00 : Istirahat
13:00 – 16:00 : Sukses Interview Beasiswa
Untuk mengikuti workshop dikenakan biaya @ Rp. 150.000 (satu sesi ),-
apabila ikut 2 sesi Rp. 250.000,-

Informasi lebih lanjut hub:
Sekretariat CDC UI
Gedung CDC Ui
Kompleks PUSGIWA
Kampus Baru UI Depok
Telp: 021-98264777; 021-98285781
Email; cdc-ui@ui.edu <mailto:cdc-ui%40ui.edu>
Website: http://mahalum. ui.edu/CDC

Regards,
Humas Program Pascasarjana UI- Salemba


Re:Mohon info seleksi awal ADS

February 22, 2008

Excerpt of a reply for a friend whose preparing for ADS 2008:

Berikut adalah timeline nya, perkiraan waktu mungkin agak off, tapi kurang lebihnya ini gambaran proses panjang yang harus dilalui, untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap buat persiapan yang lebih OK lagi.

Kalau ngga salah… untuk targeted organization 2007 itu mulainya sekitar bulan maret ada di portal kepegawaian, memang itu munculnya cepet banged, padahal deadline masukin aplikasi (ke ADS) di bulan September.

Kira-kira di bulan April, itu terakhir masukin berkas ke kepegawaian DJP, lalu abis itu nunggu di screening ma DJP (seleksi administrasi), waktu itu katanya yang masukin aplikasi sekitar 140an kalau ngga salah.

Di tahap ini, dilakukan seleksi adm berdasarkan (kalau gak salah ya); TOEFL score. Tahun 2007 ini katanya diset TOEFL 500, tapi karena peminat banyak, jadi dinaikin lagi jadi min 530.

Abis tahap ini kita (sekitar 80 orang) waktu itu dikumpulin di bumiswakarsa di bidakara, untuk dapet briefing dari ADS (TAMF >> ini technical assistance organization dari Oz untuk DepKeu ) + DJP tentang pengenalan ADS, apa tujuan dari ADS dan steps nya untuk targeted organization (waktu itu kita masih targeted activities oleh TAMF, blm targeted org)

Selang beberapa waktu abis itu, tahap berikutnya adalah masukin proposal studi (statement of purpose) yang kalau ngga salah dikasih waktu 2 minggu (aku lupa ini bulan apa, mungkin juni?).

Seleksi internal atas prop of study pada waktu itu dilakukan oleh empat orang, gabungan dari Dit KITSDA dan Kepegawaian berdasarkan conciseness, density ma clarity dari props tersebut.

Hasil cut jadi 38 orang, nah 38 orang ini yang diajukan sebagai kandidat dari DJP sebagai targeted organization (yang membedakannya dari kategori umum adalah letter of nomination yang ditandatangan oleh Kepegawaian), abis itu aplikasi kita dikirimin ke ADS. (seingatku ada selisih 1-2 bulan sebelum deadline aplikasi masuk ADS, jadi berarti sekitar bulan Juli/Agustus gitu)

Nah, abis itu di bulan oktober atau nopember, kita dapet pemberitahuan siapa saja yang termasuk daftar shortlisted untuk tes IELTS dan wawancara. Saya ngga tau atas dasar apa ADS menyaringnya, tapi dari yang pernah dibaca-baca, ya paling cuma dari halaman pertama form aplikasi yang keliatan paling mencolok: TOEFL score dan IPK.

Bulan Januari tes IELTS, trus dilanjutin interview, abis itu selang seminggu/2 minggu hasil dari semua proses itu akan diberitahu via website ADS dan mail ke DJP dan personal ke kita juga.

OK? Udah dapet gambaran nya kan? Moga-moga dengan tau span waktunya, ntar tau apa aja yang harus dipersiapkan.

>> dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan segera?

Kalau untuk yang di pratama kurasa kendala yang paling susah adalah minta tandatangan Eselon II untuk surat atau form yang berhubungan dengan tandatangan beliau. (iya, dulu waktu mau daftar D4 aku juga ngalamin itu).

Saran: jauh jauh hari coba deh deketin lagi temen-temen yang di kanwil – syukur-syukur kalau itu adalah sekretarisnya pak kakanwil, jadi bisa ngajuin surat-surat kita yang perlu td tangan beliau.

Tapi kalau ngga salah, di awal aplikasi ADS ini cuma butuh surat pernyataan tidak dalam hukuman disiplin dan surat pernyataan tidak sedang dicalonkan prog S2 lain, jadi belum perlu td tangan eselon II.

Aku dapet tandatangan eselon II, pada saat isi aplikasi form di bagian nomination itu, karena beliau pada saat itu memang support banget and also reachable, jadi bisa langsung dapet (ekstra cowboy, nodong masuk ruangan beliau. Hehehe)

OK itu dulu aja, btw.. ini mail mungkin juga aku post di blog, supaya temen-temen yang lain juga bisa baca.

Ok, gudluck.. I’ll mail you again later.


On How To Apply & Preparation – again

February 21, 2008

 hope this helps also..

scholarshiptips-wintec.pdf


flash scholarship link

February 20, 2008

http://kuliahlagi.wordpress.com/

http://malaysia-scholarship.net/


How to Apply for a Scholarship – courtesy of www.collegeboard.com

February 19, 2008
Scholarship Tips
I came across this article when i was googling, looks more comprehensive than what we have compiled on our own experiences.  This article was taken from http://www.collegeboard.com. Though the article was meant for parents, its still relevant.
Here are some tips you can use to create solid applications and avoid common scholarship mistakes:
1. Start Researching Scholarships Early
The more time you can put into a scholarship search, the more options there’ll be. You will need time to research scholarships, request information and application materials, and complete applications—plus, some scholarships have deadlines early in the fall of the senior year.
2. Read Eligibility Requirements Carefully
If you have a question about eligibility for a particular scholarship, contact the scholarship sponsors immediately.
3. Organize All Scholarship Materials
You should create a separate file for each scholarship and file by application date. Keep a calendar of application deadlines and follow-up appointments.Many scholarships require you to provide some combination of the following:
- Transcript
- Standardized test scores
- Financial aid forms
- Parent’s financial information, including tax returns
- One or more essays
- One or more letters of recommendation
- Proof of eligibility (e.g. membership credentials)You may also need to prepare for a personal interview. For students competing for talent-based scholarships, an audition, performance, or portfolio may be required.
4. Proofread Applications Carefully
You can use the computer’s spelling and grammar check features to scan for any careless mistakes, however, it’s also a good idea to ask others— a teacher, or a friend—to read the essays and share thoughts and ideas.
5. Don’t Leave Items Blank
Blank items will slow down the processing of your application. You should contact scholarship sponsors with questions on how to fill out any part of the application.
6. Follow Instructions to the Letter
Make sure you do not go over the length limit for the essay. Another application don’t: sending supporting materials that are not requested in the application.
7. Make Sure the Application is Legible
Type or print application forms and essays.
8. Make Copies of Everything
If application materials are lost, having copies on hand will make it much easier to resend the application quickly.
9. Double-Check the Application
If you are reusing material (such as a cover letter or essay) from another scholarship application, be especially careful not to left in any incorrect names or blank fields. Dont forget to sign and date your application.
10. Get Your Applications in Early
Missing deadlines means missing out. Consider using certified mail and/or return receipt.
Scholarships Might Affect the Financial Aid PackagePrivate scholarships can actually reduce parts of your financial aid package. How? Colleges must consider outside scholarships as a student’s financial resource, available to pay for education costs. If a college financial aid office meets your full financial need, government regulations specify that any scholarship money won lowers the need figure on a dollar-for-dollar basis.What should matter to you is which types of aid are reduced or eliminated—self-help aid (loans or work-study) or need-based grants. Colleges, following federal regulations, can adjust aid packages in a variety of ways—some will subtract the value of unmet need first, others will reduce self-help aid before reducing grants, still others will use scholarship funds only to replace grant money. Some colleges even give the option of using scholarships to reduce the expected family contribution.It’s a good idea to contact the financial aid office of colleges that interest you and inquire about their policies regarding outside scholarships.

What Field of Study ?

February 18, 2008

Di inbox beberapa hari yang lalu muncul pertanyaan begini:
Gimana sih cara milih field of study?”

Template standar jawaban untuk pertanyaan ini tentu dikembalikan ke personal choice-nya masing-masing orang. Cuma anda sendiri tentunya yang paling tau apa yang ingin anda pelajari lebih dalam di graduate studies anda.However, untuk sebagian orang yang mengajukan aplikasi atas nama dan dari public sector, tentunya mau tidak mau harus memperhatikan kekurangan dan kebutuhan nyata yang ada di organisasi nya, syukur-syukur kalau berangkat dari ceruk itu ada kemungkinan yang lebih besar agar aplikasinya lebih diperhatikan oleh organisasi maupun lembaga pemberi beasiswa itu sendiri.

Salah satu poin dari briefing internal tahun kemarin adalah pesan dari penyelenggara agar kita berpikir dalam kerangka kepentingan organisasi dan tidak hanya keinginan pribadi. Masukan Ini menjadi salah satu sebab yang kuat bagi beberapa teman-teman yang saya tau untuk kemudian merevisi ulang pilihan studi nya dan mencoba untuk mereka-reka apa yang dibutuhkan oleh organisasi berdasarkan pengamatan yang ada sekarang dan kebutuhan di masa yang akan datang, baik yang bersinggungan langsung dengan pekerjaan saat ini maupun tidak.

Misalnya:

Kalau saat ini anda adalah seorang staff pada Human Resource Management di tempat anda tentunya anda bisa dengan mudah menghubungkan pekerjaan anda saat ini dengan pilihan studi anda untuk program Master of Human Resources Management daripada mengambil pilihan Master of Accounting (walaupun program ini yang sebenarnya anda minati).

Namun demikian, bukan berarti anda stuck dengan pilihan studi yang harus berhubungan langsung/jelas dengan pekerjaan anda sekarang. Beberapa senior sudah membuktikannya dengan mengambil program studi yang samasekali tidak berhubungan dengan pekerjaan nya sekarang. Jadi poin yang bisa diambil adalah selama anda bisa meyakinkan pihak organisasi dan lembaga pemberi donor melalui argumentasi yang kuat maka tidak menutup kemungkinan anda untuk memilih program studi yang berbeda.

Lastly, buat teman-teman yang masih belum menentukan pilihan field of study nya, ada sedikit info yang mungkin bisa dipakai sebagai pertimbangan.

From a very competent first hand source; Our organization is in definite need of these area of study (in random order): Information System and Technology, Accounting, International Taxation and Law.

Hope it helps.


Preparation

February 14, 2008
(ini general dulu.. details nya nyusul ok?)
Kemarin ada email dari seorang teman yang lagi nyiapin diri buat daftar berbagai beasiswa untuk tahun ini, seperti biasa persiapan basic adalah menyiapkan semua uba-rampe nya pendaftaran, mulai dari legalisir ijasah dan transkrip, TOEFL, curriculum vitae, berbagai surat pernyataan dan surat rekomendasi, Statement of Purpose trus baru fill in application form.Saran pertama yang bisa disampaikan adalah siapin segala sesuatu nya jauh-jauh hari. You never know when you suddenly need an extra certified copy of your transcript or something like that. So, always have a contingency backup, make extra copies of everything.Pengalaman pahit saya personally adalah hingga saat ini saya ngga punya softcopy versi final dari statement of purpose saya, sementara final yang hardcopy udah di submit. There I was, back in square one again waktu nyiapin buat proses selanjutnya. Padahal statement of purpose ini yang seharusnya jadi guidance kita untuk isi application form (at least buat saya seperti itu) Jadi, jangan sampai ini kejadian terjadi ma temen-temen juga.
Ijasah – Transkrip – Surat Rekomendasi

Legalisir ijasah dan transkrip bisa dijalankan bersamaan dengan surat rekomendasi dari kampus, (bisa dosen atau pejabat struktural kampus yang lain), saran saya coba cari template surat rekomendasi yang “berbunyi” dan ngga cuma yang versi standar. Kalo lebih personalized kayaknya kok lebih “menjual”. Bayangkan nanti tim seleksi akan membaca sekian banyak surat rekomendasi, apa yang akan membedakan surat rekomendasi anda dengan yang lain?.

Beberapa skema beasiswa mensyaratkan agar surat rekomendasi berasal dari dosen sendiri (dimasukkan ke amplop tertutup kemudian langsung dikirim ke uni) sementara ada yang lebih fleksibel; untuk yang ini kita dapat menyusun template nya sendiri untuk kemudian diajukan ke kampus kita untuk selanjutnya mendapat approval dan tandatangan dari pemberi rekomendasi. Monggo, silakan dicek bagaimana perlakuan surat rekomendasi yang diminta skema beasiswa yang anda daftar itu.

Curriculum Vitae
CV yang saya buat untuk disubmit waktu itu rasanya udah final version, udah ngga bisa diutak atik lagi deh gitu perasaan saya, tapiii… in the end, selain karena proses yang panjang serta faktor kurang teliti, tetep aja ada yang kurang, ada hal ini atau itu yang rasanya pantas dicantumkan disana.

No worries, kalau anda make the final cut untuk di wawancara, saat itu anda dapat melampirkan update dari apa yang sudah anda tulis di CV anda, show the readers of your CV what you have accomplished so far. Kadang kita suka merendah dengan apa yang sebenarnya sudah kita capai. Don’t be. As long as its proportionate and as it is, you got nothing to worry.

Statement of Purpose
Seperti yang saya bilang di atas, saya ngga punya statement of purpose final saya sendiri, namun demikian.. abis kemarin ketemu ma salah satu anggota tim yang melakukan seleksi atas SOP itu, (antara lain yang saya ingat beliau bilang) faktor yang dilihat adalah conciseness and density dari uraian tersebut, penyampaian ide dan struktur penulisannya, berangkat dari kalimat pertama yang musti kudu menarik perhatian, berangkat dari hal yang umum trus berlanjut ke yang spesifik.

Saran: Setelah apapun yang anda tulis, coba cari second opinion dari beberapa orang editor yang punya kompetensi dalam hal itu. In my case: couple of friends and awardees yang udah berbaik hati meluangkan waktu untuk berkali-kali melakukan editing atas tulisan saya yang kacau balau. Mereka inilah yang memberi masukan pada saya apa poin2 yang krusial yang dicari oleh pembaca, apa yang patut disampaikan dan bagaimana penyajiannya secara tata bahasa Inggris yang menarik dan grammatically correct

Application Form
Untuk formulir, saya rasa sama dengan buat Statement of Purpose, karena menurut saya apa yang ada di formulir akan diperkuat dengan SOP dan juga sebaliknya. Sebaiknya koheren satu sama lain. Bedanya, dalam aplikasi biasanya space yang tersedia terbatas, jadi tantangannya adalah bagaimana menyampaikan ide dan maksud anda dalam beberapa kalimat yang singkat tapi padat dan berisi, jadi.. straight to the point aja, sayang space nya kalau pakai kalimat yang indah, enak dibaca tapi “sepi” isinya.

TOEFL
Kecuali beasiswanya minta International TOEFL, mendingan ambil aja institutional TOEFL dulu aja yang lebih murah. USD 26.5, (dulu saya ikut yang di PPB UI, ada dua kali tiap bulan, di minggu ke dua dan ke empat.) kadang bahkan ada beasiswa yang terima hasil dari TOEFL prediction test, ini lebih murah lagi.

Catatan TOEFL:
Saya cuma punya pengalaman Paper Based Test TOEFL, jadi mungkin persiapannya akan beda dengan yang pernah ikut International TOEFL atau Computer Based. Waktu itu bekal saya cuma satu buku: Barron’s TOEFL, itu pun belinya versi bajakan di kwitang yang murah meriah, hehehe..

In general saya mulai dengan browsing baca dari depan, mengenali bentuk tes nya gimana, section nya apa aja, dan mencoba mengira – ngira saya kesulitan di section yg mana dan coba untuk berlatih lebih banyak disitu,

Untuk tes TOEFL nya saran saya paling istirahat yang cukup malemnya, biar bisa konsen. Sarapan sebelum brangkat tes dan berdoa sepanjang jalan, hehehe…

Hari ini dicukupkan sekian dulu, hopefully nanti ditambahin rincian detail dari temen-temen yang lain :)

Cheers..


flash update

February 13, 2008

just got back upstairs after a meeting with fellow awardees..  exchanged stories on their version of the past interview session, hopefully it all be posted here soon :)


The Beginning:

February 13, 2008
Blog ini berawal dari diskusi, tukar cerita tentang persiapan antar sesama kandidat yang lagi nunggu wawancara di bulan Januari kemarin. Enthusiastic, anxious, cold feet itu baru sebagian dari apa yang dirasain waktu masa-masa itu, kalau ada diantara readers posting ini yang tau gimana keseluruhan proses nya pasti bakalan ketawa liat tingkah polah kandidat yang aneh-aneh :)

Berangkat dari situ, terlontar ide kalau seandainya kita dinyatakan lulus dan given the award, kita setuju untuk buat semacam technical assistance, guide atau simply jadi motivator buat temen-temen yang akan mendaftar untuk scholarship scheme yang sama. Moga-moga sih, ini ngga cuma untuk satu scholarship scheme aja, tapi nantinya diharapkan akan bertambah lagi dengan pengalaman dan persiapan yang dilakuin oleh temen-temen lain yang mendapat award dari lembaga/scheme yang lain.A couple of days afer the selection results was put up on the net, friends came up and had asked for help on how and what to prepare on the scholarship. Therefore.. here we are now.We sincerely hope this forum will be a bit helpful especially for our fellow scholarship hunter friends :) Our best wishes and warm regards…


Hello world!

February 8, 2008
Hello all..

This blog is dedicated for those of you who seeks more information on:

  1. scholarship information
  2. how to get a scholarship
  3. what to prepare for it
  4. motivational & testimonials of scholarship awardees

We know there are many more blogs, forums and mailing list out there bigger and offers better information than this one. However, this blog was made as a token of our personal gratitude for the scholarship opportunity that had been granted to us and part of our way and promise to give back to our community.Even though it has an english blog title, perhaps you’ll find many entries and postings here in Bahasa Indonesia. We are sorry for your inconvenience, perhaps in the future we try to have a bilingual version of each posting.

(if its possible yah? :) )


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.